Implementasi SETS Dalam Kehidupan Sehari-hari
SETS (Science, Environment, Technology and Society) adalah pendekatan yang memiliki fokus utama memberikan pengalaman penyelidikan pada siswa untuk mendapatkan pengetahuan yang berkaitan dengan sains,lingkungan,teknologi, dan masyarakat serta kesalingketerkaitannya. Pendekatan merupakan salah satu pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran sains yang mengaitkan konsepdari aplikasi sains dengan teknologi, lingkungan dan masyarakat. Wawasan SETS yang diaplikasikan ke dalam proses pembelajaran maupun kehidupan masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperolehnya guna meningkatkan kualitas hidup manusia tanpa harus membahayakan lingkungannya.
Didalam
dunia pendidikan, SETS dapat dikaitkan pada media pembelajaran. Media
pembelajaran menjadi salah satu pengaruh
utama dalam kegiatan belajar mengajar. Media
pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap suatu
mata pelajaran. Media pembelajaran
dapat berupa LKS maupun media pembelajaran berbasis game lainnya. Dibeberapa
penelitian, pengembangan media pembelajaran merupakan pelopor sarana penunjang
pembelajaran inovatif yang mampu mengembangkan karakter dan aktivitas siswa dan
dengan implementasinya dalam pembelajaran sebagai sarana mengingat kembali
materi ajar (review) mampu meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, dan dapat
meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa. Hal lainnya juga dapat berupa
tindakan eksperimen yang mengajak siswa untuk berfikir kritis dan mengamati
fenomena-fenomena didalam kehidupan sehari-hari melalui tinjauan SETS. Dalam konteks
pendidikan, SETS membawa pesan bahwa untuk menggunakan sains ke bentuk teknologi
dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah
satu Contoh pengimplementasian SETS dalam
kebutuhan masyarakat yaitu pada penilitian "Kajian
Aktivitas Penambangan Batu dan Pasir di Sungai Gung Desa Kajen Kecamatan Lebaksiu
melalui Pendekatan SETS". Berdasarkan hasil penelitian, mereka mengatakan bahwa
adanya alat atau teknologi yang digunakan
mereka menjadi terbantu untuk menambang batu
dan pasir. Kemudian, dengan adanya kegiatan tambang pasir dapat membantu
perekonomian masyarakat dan bahkan membuka peluang pekerjaan. Namun dari manfaat-manfaat
tersebut juga memiliki dampak negatif bagi lingkungan, adapun dampak yang
ditimbulkan yaitu keringnya sumber air warga, potensi terjadinya
longsor, rusaknya struktur tanah, dan berkurangnya
lahan untuk produksi pertanian.